Sabtu, 23 April 2011

desain rumah modern, minimalis dan tropis

tak bisa dipungkiri, desain rumah tinggal yang banyak diminati pasar beberapa waktu terakhir adalah desain minimalis tropis. kami pun juga pernah mengerjakan beberapa desain rumah modern bernuansa minimalis tropis, disamping itu juga ada beberapa desain lain yang juga masih bernuansa modern.


rumah tinggal di blitar
rumah tinggal di depok (preliminary design)




rumah tinggal di depok (preliminary design)

rumah tinggal di batam


perumahan di bogor (preliminary design)


salah satu design perumahan di surabaya (preliminary design)


rumah tinggal di kebon sari, surabaya (preliminary design)


rumah tinggal di radio dalam, jakarta selatan (finished 2009)












desain kantor dan highrise building

saat masih berkiprah menjadi karyawan sebuah biro arsitektur di jakarta, kami pernah beberapa kali mendesain gedung kantor dan highrise building.
berikut beberapa desain yang pernah kami buat.




design menara pajak, jakarta (preliminary design)


design menara pajak, jakarta (preliminary design)



design menara pajak, jakarta (preliminary design)

design menara pajak, jakarta (preliminary design)

rental office, jakarta (preliminary design)


rental office, jakarta (preliminary design)


rental office, jakarta (preliminary design)


gedung kuliah stan, jakarta (preliminary design)

desain rumah bergaya klasik

tak dapat dipungkiri, style rumah klasik masih menjadi favorit bagi penikmat arsitektur, terutama dari kalangan menengah ke atas. karena ada anggapan bahwa desain arsitektur klasik adalah timeless, tak kenal masa, abadi. oleh karena itu, kami pun pernah dipercaya membuat desain rumah bergaya klasik. berikut beberapa desain rumah bergaya klasik yang pernah kami kerjakan desainnya.


rumah tinggal di surabaya selatan



rumah tinggal di surabaya barat


desain rumah mungil di lahan kecil



masyarakat surabaya, utamanya yang berada di komplek perkampungan, umumnya kurang begitu peduli dengan desain arsitektur tempat tinggal mereka. dengan berprinsip asalkan bisa jadi tempat berteduh dari teriknya panas dan derasnya hujan sudah cukup, maka mereka pun lebih percaya pada tukang ataupun mandor untuk mendesain rumah mereka. pilihan mereka juga sebenarnya tak sepenuhnya salah, karena persoalan biaya juga yang menyebabkan mereka lebih memilih menggunakan jasa mereka.
rumah di bawah ini adalah rumah bapak bachris salim, di bilangan grogol kauman, surabaya. beliau pernah memiliki pengalaman menyerahkan pembangunan bagian belakang rumah lamanya kepada tukang, namun sayangnya, pengalamannya itu membuatnya tersadar akan pentingnya mendesain dahulu rumah yang akan dibangun.
kebetulan kami (saif) bekerja sama dengan seorang teman (andri) mencoba membantu bapak bachris salim, saat beliau mau merombak rumah utamanya yang lama untuk dibangun ulang dengan desain yang lebih up to date, dengan budget yang minim.

Untuk ide desain, kami menjadikan pendekatan fungsional sehari-hari pemilik sebagai pedoman, tanpa ada intervensi sedikit pun dari kami. Sehari-harinya Bapak Salim berprofesi sebagai pengusaha Jahitan baju dan Konveksi di bilangan jalan Demak, memiliki dua orang putra dan seorang putri, kesemuanya telah menyelesaikan pendidikannya di jenjang Sarjana. Tiap harinya dia hanya tinggal dengan istri dan putrinya, kedua putranya merantau ke luar pulau. Ketika kedua putranya yang sama-sama telah berkeluarga ini pulang, maka mereka akan kebingungan akan tempat istirahat mereka. Oleh karena itu hal yang terpenting dalam proyek ini adalah penyediaan kamar yang cukup, ruang bersantai yang cukup, ruang kerja untuk serta tidak membongkar bangunan belakang rumah hasil renovasi sebelumnya.

gambar desain awal

tampak depan desain awal


Lebar tanah yang kurang dari 5 meter serta budget yang minim membuat kami cukup bekerja keras memutar otak untuk mengakomodir kebutuhan mereka tetapi tetap nyaman bagi penghuninya kelak. Untuk memaksimalkan ruang, kami menggunakan kolom yang tertanam di dinding dengan ukuran 15x30 cm2, untuk mengurangi lekukan di sana sini. Selain itu juga fungsi waktu kami manfaatkan semaksimal mungkin. Di bagian muka rumah terdapat dua buah pintu masuk yang saling menyiku. Pintu utama menuju ruang tamu, sedang pintu ke dua menuju ruang kerja Bpk. Salim di siang hari, serta untuk menuju garasi motor pada malam hari.

Di bagian tengah terdapat ruang tivi yang juga sekaligus menjadi ruang istirahat di malam hari, dengan sistem “lesehan” tanpa tempat duduk. Diantara ruang tivi dan ruang kerja hanya dibatasi dinding penyekat setinggi 1 meter. Selanjutnya adalah kamar Bapak Salim dan istrinya, yang merupakan salah satu hasil karya renovasi terdahulu, sehingga tidak dirubah keberadaannya. Di bagian dapur, kamar mandi dan tangga pun tidak kami rubah atas permintaan pemilik.



denah rumah




Di lantai dua, terdapat toilet tambahan serta 3 buah kamar tidur yang menampung ketiga anak mereka saat waktu berkumpul bersama tiba. Kamar yang dekat kamar mandi adalah kamar baru yang berada diatas plat hasil renovasi yang lama, sehingga keberadaannya lebih rendah dari dua kamar lainnya. Di bagian tengah terdapat musholla yang cukup luas bila digunakan sekeluarga. Dan di sebelahnya, dengan level sedikit di atasnya, adalah ruang keluarga, tempat berkumpul keluarga, bersantai, menonton tivi dan bermain piano. Di bagian depan terdapat balkon. Sengaja desain bagian depannya agak tertutup, selain untuk menahan angin dari arah utara (bangunan ini menghadap ke utara) juga berfungsi menutupi jemuran yang dipajang pada siang hari.

Secara fasad, rumah ini sebenarnya tidak terlalu istimewa. Kebiasaan istri pak Salim dan putrinya yang suka bertanam, kami akomodir dengan menyediakan ruang sedikit di depan sebagai tempat pot bunga dan sebagainya, yang nantinya juga menjadi pendukung fasad bangunan. Secara finishing, bangunan ini hanya didominasi oleh cat tembok, hanya sedikit bagian yang menggunakan batu alam.

interior ruang tamu
tampak depan setelah jadi,
mengalami beberapa perubahan karena menyesuaikan budget.